Tidak mungkin dalam anggota kelompok antar anggotanya tidak saling berinteraksi minimal berbicara deh ya,, hehe, ntar kalau gak pernah bukan kelompok dong namanya, bahkan mau bikin kelompok pantomim juga tetep ada interaksinya tapi non-verbal. Robert F. Bales (dalam Forsyth, 2010) melakukan penelitian mengenai hal ini. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ada setidaknya ada dua tipe interaksi dasar dalam kelompok
1. Task Interaction
Interaksi didasarkan pada tugas-tugas, proyek, rencana-rencana, dan tujuan yang dimiliki kelompok tersebut.
2. Relationship interaction
Berbeda dengan Task Interaction, hubungan di kelompok ini lebih bersifat interpersonal antar anggota dengan anggota lain. Ketika ada salah satu anggota membutuhkan dukungan, maka anggota lain akan memberikan semangat-semangat, nasehat, dan bentuk perhatian lain supaya
temannya bersemangat kembali. Hubungan ini lebih melibatkan adanya keterikatan emosional
antar anggotanya.
Nah, dari kedua tipe interaksi tersebut, kelompokmu memiliki tipe interaksi yang seperti apa
hayo??!!! Bisa saja interaksi dalam kelompok hanya task interaction saja ataupun relationship interaction saja atau dua-duanya.
Aye mau cerita nih, kalo dari pengalaman nih ya, kelompok KKN aye (alias Kuliah Kerja Nyata)
yang tadinya terbentuk dan diawal-awal hubungan yang terjadi adalah task interaction lama-
lama jadi beranjak ke relationship interaction setelah beberapa bulan bersama. Karena kami
dituntut hidup bersama, susah senang bersama, Tetapi kelompok tugas kuliah Psikologi Kelompok, ya hanya task interaction saja, karena yang penting adalah tugas selesai. Begituu.
Sekian dulu sharing dari saya,,
Besok long weeken.
Happy Holiday ^^
Bahan bacaan:
Forsyth, Donelson R. 2010. Group Dynamics (5th ed). Belmont: Wadsworh