Psikologi pada dasarnya merupakan suatu cabang ilmu untuk memahami lebih dalam tentang manusia. Banyak aliran yang digunakan untuk memahami manusia, misalnya aliran Psikoanalitik, Behavioris, Humanistik, dll. Aliran-aliran tersebut merupakan suatu dasar perspektik dalam memahami manusia yang telah digunakan selama bertahun-tahun.
Indigenous Psychology : Understanding People in Context
Indigenous Psychology merupakan suatu terobosan baru dalam dunia psikologi yang mana merupakan suatu untuk memahami manusia berdasarkan konteks kultural/budaya.
Mengapa Indigenous Psychology diperlukan? Hal ini terkait dengan “masalah” yang ditimbulkan oleh teori yang tersebut di atas. Teori yang ada dan digunakan selama ini, jika ditelusuri lagi merupakan suatu teori yang disusun berdasarkan sampel orang-orang barat dengan budaya barat. Teori tersebut kemudian digeneralisasikan untuk, bisa dikatakan, hampir semua orang di dunia ini. Padahal belum tentu teori tersebut sesuai dengan budaya suatu negara. Ada suatu perbedaan yang terkandung di dalam budaya di tiap-tiap daerah. Oleh karena itulah Indigenous Psychology dibutuhkan. Namun, mengingat bahwa Indigenous Psychology ini adalah suatu paham baru, penelitian mengenai Indigenous Psychology masih diperlukan


14 komentar:
aku setuju teh.... banyak buku2 referensi ari barat yang tidak kontekstual dengan negeri ini
bagi pelajar sih sudah seharusnya kritis menghadapainya. Tidak menelan mentah2
nice info sobat
info yang bermanfaat... trims mbak...
betul juga. sepertinya kasus yang sama juga berlaku dalam teori-teori linguistik.
klo boleh tau ini teori baru atau bagaimana? sbab slama ini klo sy siy memandangny slalu dari lingkungan yg mempengaruhi subyekny.. ^_^
@ jazz muhammad : iya, seharusnya begitu.. :))
@ anak nelayan & tjahjadi : semoga bermanfaat kawan :)
@ ra-Kun : kebanyakan memang seperti itu
@ chi : hmm gimana ya.. dibilang teori juga belum, karena ini baru sebuah ide besar yang diprakarsai oleh ahli2 di asia, seperti Uichol Kim asal korea,,tapi karena melihat pemahamannya yang memahami dari segi kultur mungkin diharapkan nantinya, di tiap negara, bisa membangun sebuah konsep yang pas untuk negaranya sendiri,
aku gak ngerti....
bingung....
wkwkwkkwkwkwk
@ riesta : kalo bingung jongkok aja deh ries..haha...
malam mbak... gimana kabarnya hari ini?
busyet... psikologi menurut keboo berat... waktu ini sempet diajarin m dosen psikologi soal id ego ma superego...hhhh... banyak bgt teorinya,,,
gak ngerti tentang psikology
tp aku suka membaca sifat seseorang dari cara menulis, bicara dan gerak tubuh
klo gtu termasuk ilmu psikology ga ya ^^
walah ora mudeng aku res... wis tak woco bolak baling nanging isih tetep bingung
bener banget...karena beda budaya akan beda pula sifat seseorang..
emang sulit untuk mempelajari sifat manusia,,yang bukan ilmu pasti..
ooia,teori ini mempelajari manusia bagian mana?
btw,,istilah butterfly effect tuh sebenarnya maksudnya apa ya??
menurut saya yoga, dzikir , shalat, meditasi, bisa dikategorikan teknik terapi yg bisa dipakai menurut aliran ini.
Poskan Komentar