Happy atau dalam bahasa Indonesianya dikenal dengan arti Bahagia. Apakah teman-teman saat ini merasa bahagia? Seperti apa bahagia yang teman-teman rasakan. Saat ini saya tidak bahagia, karena saya masih dalam masa ujian T.T, tapi mungkin esok hari saya bahagia karena saya ditraktir teman ^^ (LOL).
Hehehe, just kiddin teman-teman
Back to topic..
Apa sih arti bahagia bagi teman-teman?
Bahagia itu punya arti yang berbeda bagi tiap orang. Bahagia bagi saya belum tentu bahagia bagi teman-teman. Seperti halnya Chris Gardner dalam kisahnya yang dijadikan film berjudul “The Pursuit of Happyness” . Film ini adalah sebuah film yang dirilis tahun 2006
***
Kisah menuju bahagia Chris Gardner dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California sebagai seorang salesmen yang dengan bodohnya menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise scanner tulang portable. Ia yakin, ia akan mendapat keuntungan dari penjualannya. Nmun sayang, apa yang ia yakini tidak menjadi kenyataan. Penjualannya pasang surut, ia bahkan rugi karenanya. Chris Gardner terlilit hutang, dan tidak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk. Keadaan diperparah oleh kebiasaan Chris yang memarkir mobilnya sembarangan. Kondisi ini diperparah dengan ia diceraikan istrinya, Linda. Awalnya anaknya yang bernama Christopher hendak dibawa oleh Linda, namun Linda tidak jadi membawanya.
Inikah kebahagiaan Chris?
Bukan.. Kisah tersebut adalah awal dari kisah menuju bahagia Chris. Titik balik kebahagiaan Chris diawali dari perjumpaannya dengan seorang yang membawa Ferari warna merah. Chris bertanya kepada orang itu, pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang saham. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkarir sebagai pialang saham. Chris tidak serta merta menjadi seorang pialang saham sukses. Awalnya ia bekerja magang tanpa dibayar di sebuah perusahaan pialang Dean Witter Reynolds yang menjanjikan pekerjaan bagi peserta magang terbaik. Karena tidak mendapat bayaran, selama masa magang, hidupnya pun terlunta-lunta. Ia sempat menjadi seorang tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch. Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar. Kondisi ini membuatnya semakin gigih berjuang memperoleh pekerjaan yang ditawarkan oleh Dean Witter Reynolds.
Dimana letak bahagianya?
Kebahagiaan baru ia rasakan setelah ia berjuang dengan susah payah untuk memperoleh pekerjaan sebagai pialang saham. Di akhir masa magangnya, akhirnya Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan pialang sendiri, Gardner Rich. Pada tahun 2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolar dari penjualan itu.
***
Kisah ini menginspirasi saya tentunya bahwa kebahagiaan itu tidak selalu serta merta datang kepada kita. Hal ini membuat saya berpikir, tidak adil ketika kita berdoa pada Tuhan, “Ya Tuhan, beri saya kebahagiaan” dan kita berharap kebahagiaan itu muncul saat itu juga, Terkadang kebahagiaan yang Tuhan berikan kepada kita harus diperoleh melalui proses panjang yang harus dilalui dengan susah payah, mengorbankan banyak hal. Seperti juga ketika ujian, saya harus rela mengorbankan waktu saya yang biasanya saya gunakan untuk Blogging untuk belajar dan akhirnya ketika saya, dengan pengorbanan tersebut, mendapat IP yang bagus, saya merasa bahagia..
Nah, kalo teman-teman gimana? ![]()


5 komentar:
setuju kalau kebahagiaan bagi tiap org parameternya berbeda hehehe haaaiiiiiiii..kangen nih lama tidak saling berkunjung sampai aku punya 2 blog lagi loh :D
ini film memang gak ada matinya. Bener2 memperlihatkan kalau kebahagiaan itu adalah sesuatu yang harus diperjuangkan.
kalimat yang ngena banget waktu Chris bilang "you got a dream, you gotta protect it. people cant do somethin' themselves, they wanna tell you you cant do it. if you want somethin', go get it"
Like this :
kalimat yang ngena banget waktu Chris bilang "you got a dream, you gotta protect it. people cant do somethin' themselves, they wanna tell you you cant do it. if you want somethin', go get it"
hehehe
ia nie res, miss ganti baju, males sama yang dulu,lebih simple kan g banyak macem2nya hehehe
kangen aq pada blogmu dan dirimu tentunya res hehehe
dulu banget tahun 2007 pernah nonton ini film... keren layak tonton lebih dari sekali
ini film memang gak ada matinya. Bener2 memperlihatkan kalau kebahagiaan itu adalah sesuatu yang harus diperjuangkan.
kalau versi anne kebahagian ane kelah tinggal di Lombok dengan suasana yang tenang & jauh dr keramaian
Poskan Komentar